...'Watashi wa Nippon ga suki'..

...'naneun hangug-eul joh-a'...

............I like korea...........

............I like japan...........

Note : if you do not understand with Indonesian leanguage, you can translate with the translator at the bottom of the red

jika ingin meng copy paste ' artikel yang ada di blog ALL ABOUT KOREA AND JAPAN, tolong cantumkan nama Credit/sumber serta alamat blog ALL ABOUT KOREA AND JAPAN ya ^^

Sunday, May 20, 2012

Perbedaan Cewek Jepang Dengan Korea

Jepang dan Korea adalah dua negara yang berdekatan, dan sama-sama terkenal banyak terdapat banyak cewek cantik. Dan berpenampilan yang seksi. Banyak sekali persamaan yang di dapat dari keduanya, dari mulai warna kulit, bentuk tubuh dan rambut. Sama-sama dari asia yang terkenal memiliki aneka budaya yang unik dan disukai oleh dunia.
Tapi pada kesempatan ini aye akan membahas mengenai beberapa perbedaan antara cewek jepang dengan korea. Karena walaupun mereka terlihat sama dari postur tubuh dan warna kulit, ternyata mereka memiliki beberapa perbedaan yang sangat jauh dari segi perilaku dan kebudayaa.
Sobat netter berikut ini beberapa perbedaan antara cewek Jepang dengan Korea.
1.      Cewek Jepang
·        Karakter yang di miliki cewek Jepang adalah berprilaku sopan, dan menjunjung tinggi tata karma, jarang sekali mereka berbicara dengan posisi wajah memandang lawan bicara, jika mereka berhadapan dengan orang yang lebih tua atau di hormati
·        Mereka seolah tabu untuk bilang tidak. Kalaupun mereka menolak sesuatu biasanya mereka mengatakan “ eeemmm....” ataupun “ uuuhh.... “ dengan jeda waktu yang cukup lama, dan hal tersebut merupakan penolakan mereka secara halus.
·        Dalam hal pergaulan cewek jepang terkenal supel dan gak pilih-pilih dalam berteman, dan mereka terbiasa dengan menerima pendapat orang lain dengan lapang hati.
·        Dalam keseharian cewek jepang terkenal sangat ramah, mereka tidak segan-segan untuk bertegur sapa meskipun dengan orang yang tidak mereka kenal
·        Dalam hal penampilan cewek jepang sangat memperhatikan perawatan tubuh secara tradisional dan alami
·        Dalam hal pacaran mereka tidak banyak menuntut, dengan salah satu contoh budaya traktir di kalangan anak muda jepang hampir tidak ada ( apa karena mereka pelit yah....? ) tetapi untuk jadi seorang istri mereka memilih laki-laki yang sudah mapan, dan setelah menikah, mayoritas dari mereka berhenti bekerja dan fokus sebagai ibu rumah tangga.

2.      Cewek Korea
·        Cewek korea pada umumnya adalah cerdas, lucu, dan mandiri tapi sayangnya menurut sebagian peneliti menyebutkan kalau cewek korea itu terkenal galak, kasar, dan sering pilih-pilih teman
·        Dalam bergaul cewek korea tidak sembarangan memilih teman kecuali orang korea sendiri, dan mereka terkesan anti berteman dengan orang di luar korea
·        Kebanyakan cewek korea adalah materialistis, menyukai hal-hal yang bersifat glamour dan terlalu berlebihan dalam hal perawatan kecantikan
·        Kebiasaan dalam hal makan cewek korea terbiasa dengan mulut terbuka dan mengeuarkan suara. Hal ini sangat bertentangan dengan cewek jepang yang menganggap hal tersebut adalah tabudan sangat tidak sopan.

Oke sobat netter... setelah di telusuri tenyata banyak juga perbedaan antara cewek jepang dengan korea. Meskipun mereka tampak serupa, tapi kenyataannya mereka jauh berbeda. Sekarang tinggal menurut anda...


Basic Grammar IV

I.      dore vs dochira
dore ga ~ desu ka
dochira ga ~ desu ka
dore dan dochira mempunyai arti yang sama yaitu "yang mana".
apabila memilih barang yang lebih dari 2 digunakan "dore"
apabila memilih barang yang cuma 2 digunakan "dochira"
untuk menjawabnya si lawan bicara menggunakan kore, sore, are (tergantung letak benda nya)
dan disertai partikel "ga" juga
contoh:
keadaannya disitu ada banyak tas

Basic Grammar III - 2 (下) KOCHIRA, SOCHIRA, ACHIRA, DOCHIRA


kata tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan arah
kochira artinya "sebelah sini"
sochira artinya "sebelah situ"
achira artinya "sebelah sana (jauh)"
dochira artinya "sebelah mana"

contoh:

Basic Grammar II : Kata tunjuk KORE, SORE, ARE

 Kosa Kata : 
hon (buku)
kaban (tas)
enpitsu (pensil)
keshigomu (penghapus)
kami (kertas)
tsukue (meja)
isu (kursi
jisho (kamus)
pen (bolpoin/pulpen)
zasshi (majalah)
shinbun (koran)
jitensha (sepeda)
jidoosha (mobil)
nan (apa)
megane (kacamata)

Dalam bahasa Jepang, kata untuk menunjukkan benda ada tiga cara, yaitu :

Basic Grammar I

A.     (kata benda I) + wa + (kata benda II) desu

   (kata benda I) adalah (kata benda II)

partikel "wa" disini sebagai penanda subyek, bahwa kata benda I berperan sebagai subyek kalimat.
"desu"(dibaca: des) disini merupakan kata kerja bantu yang berfungsi untuk menentukan kalimat itu menjadi kalimat positif. contoh:

- watashi wa gakusei desu
  saya adalah siswa

kata benda I adalah "watashi(saya)", kata benda II adalah "gakusei(siswa)", dengan "wa" adalah sebuah partikel yang berfungsi sebagai "penanda subyek". Partikel "wa" diletakan di belakang "watashi" menandakan bahwa subyek dari kalimat tersebut adalah "watashi(saya)"

BELAJAR MENGENAL HURUF HIRAGANA, KATAKANA & Kanji

Huruf dalam Bahasa Jepang memang tidak sesederhana Bahasa Indonesia yang cuma memiliki 26 huruf, Bahasa Jepang terdiri dari huruf Hiragana, huruf Katakana dan Kanji.
Hiragana sendiri, punya 46 karakter huruf yang mewakili 46 bunyi yang berbeda.
Dalam pemakaiannya, Hiragana dipakai untuk menyatakan elemen tatabahasa seperti partikel dan akhiran kata sifat dan kata kerja yang menunjukkan tatabahasa.
Sedangkan Kanji lebih menyatakan elemen yang memiliki arti seperti kata benda, kata kata sifat dan kata kerja. Entar deh, kalau udah jauh, pasti mudah koq membedakan mana yang harus pakai Kanji dan mana yang cukup pakai Hiragana.

KATA-KATA UMUM DALAM BAHASA KOREA YANG SERING KITA JUMPAI


Kata-Kata Umum
Romanisasi - Korea - Arti
Ah jik / A chik 아직 Masih; belum
Deul partikel kalimat; tanda subyek; penanda jamak
Ee / I Ini; sekarang; waktu ini
Ee jae / I jaen 이제 Sekarang; kini
Eon che na / Uhn jae na 언제나 Selalu; senantiasa
Eui Partikel milik
Ga Partikel kalimat
Geu reh 그래 ok; baik
Geu rut ke / Keu ruh keh 그렇게 Seperti itu; dengan begitu
Ha ji man / Ha chi man 하지만 tapi
Haeng pok / Haeng bok 행복 Gembira; kebahagiaan
Haet ji man / Haet chi man 햇지만 Mengerjakan(waktu lampau; past tense)
Ham keh (hae) 함께( ) (untuk) bersama
Ee reoh keh 이렇게 Seperti ini; dengan cara ini
Is suh / Is sio (yo) 있어() Ada; punya(tambahan yo = lebih sopan)
Kah keum 가끔 Sekali-sekali; kadang-kadang
Keu Nyang 그냥 Dengan begitu; tetap seperti itu, cuma
Mi ahn (hae) 미안() maaf
Mo Deu / Mo Doo 모두 Setiap; tiap-tiap
Mo Deun Geh/Gul 모든걸 Segala sesuatu; segalanya
Na Saya/aku
Na eui / Nah Yeh 나의 Milik/punya saya(saya + partikel milik)
Nae gah 내가 Saya/aku(lebih ada penekanan daripada ‘na’)
Neo / Nuh / Noh Aku(informal)
Neo eui / Noh Yeh 너의 Milikmu(kamu + partikel milik)
Neun Partikel kalimat; tanda subyek
Ni gah 니가 Kamu(lebih ada penekanan daripada ‘noh’)
Oo ri 우리 Kita/kami
Opp suh / Eop seo (yo) 없어() Tidak ada(tambahan yo = lebih sopan)
Pam malam
Reul / Eul / Partikel kalimat; tanda benda/subyek
Sarang 사랑 cinta
Sarang hae (yo) 사랑해 () Aku mencintaimu(tambahan yo = lebih sopan

dan penuh penekanan)
Sa ram 사람 orang
Seh sang 세상 dunia
Sok eh / soh geh 속에 Didalam(untuk gelap dan diruang lingkup yg kecil)
Ship puh / Ship peo 싶어 Ingin/ingin melakukan
Tang Shin / Dang Sin 당신 Kamu(formal)
Wae Mengapa/kenapa
Wi hae 위해 Untuk
- Yo - Untuk percapakan yg sopan/resmi ; akhir

kalimat/minta tolong
Yong seo (hae) / Yong suh (hae) 용서() memaafkan
Yong won 영원 abadi
Yong won ee/ Yong won hi 영원이 Selalu; selamanya

BILANGAN KOREA

Orang Korea menggunakan dua system bilangan dalam percakapan sehari-hari mereka, yaitu :
* bilangan yang berasal dari Bahasa Korea itu sendiri (Asli Korea)
* bilangan Sino-Korea (yg berasal dari Bahasa China)

# Lets start!!! ( - untuk bil.asli korea,, * untuk bil.Sino-Korea)
1 - hana ( ) ----- * il ()
2 - dhul () ----- * i ()
3 - shet () ----- * sham ()
4 - net () ----- * sha ()
5 - dhasot ( ) ----- * o ()
6 - yosot ( ) ----- * yuk ()
7 - ilghop ( ) ----- * chil ()
8 - yodhol(p) ( ) ----- * phal ()
9 - ahop ( ) ----- * ghu ()
10 - yol () ----- * ship ()
11 - yol hana ( 하나) ----- * ship il ( )
12 - yol dhul ( ) ----- * ship i ( )
13 - yol shet ( ) ----- * ship sham ( )
20 - seumul ( ) ----- * i ship ( )
21 - seumul hana (스물 하나) ----- * i sip il ( )
30 - soreun ( ) ----- * sham ship ( )
40 - maheun ( ) ----- * sha ship ( )
50 - swin () ----- * o ship ( )
60 - yeshun ( ) ----- * yuk ship ( )
70 - ilheun ( ) ----- * chil ship ( )
80 - yodheun ( ) ----- * phal ship ( )
90 - aheun ( ) ----- * gu ship ( )
100 - bhaek () ----- * bhaek ()

# Buat bilangan seratus kebawah (dari 23-99 yang blum akk tulis) cara gampang belajarnya :
Misalnya : 24 = 20 + 4 so cara bacanya sumul + net --- seumeullet (‘L’ ktemu ‘n’ jadi double ‘l’) begitupula untuk Sino-Koreanya jadi * i ship sha

Masih bingung?? Hayo kita coba 1lagi
89 = 80 + 9 --- 80 itu – yodheun,, 9 itu – ahop…. Jadinya 89 --- yodheun ahop
Atau dalam SinoKorea… 89 = phal ship ghu

# Untuk menyebut bilangan seratus keatas, orang Korea menggunakan bilangan Sino-Korea,
100 - bhaek () ----- bhaek ()
110 - bhaek sip ( )
150 - bhaek o sip ( )
1000 - chon ()
1500 - chon o baek ( )
2000 - i chon ( )
10000 - man ()
100.000 - ship man ( )
1000.000 - bhaek man ( )
10.000.000 - chon man ( )
100.000.000 - eok ()

*Cara pembacaan sama kya langkah diatas,, misalnya :
300 = 3 kali dari 100, maka ’sham bhaek’
470 = 400 + 70 --- sha bhaek chil ship
(Mudahkan membacanya ^^v..kalo ada kendala hubungi akk di wall group ya)

 Bilangan ASLI KOREA biasanya digunakan untuk menyebutkan: satuan benda, jam, usia
Contohnya:
1. Mari berdo'a, satu,dua,tiga,...Mulai!! --- Kidohapsida,hana,dul,set,...Sijak!!
2. Tiga orang sudah makan nasi --- Set myong papmogoso

* Bilangan SINO-KOREA digunakan untuk menyebutkan: tanggal, bulan, tahun, menit, harga, nomor telp, nomor rumah
Ex :
1. Illain --- baris ke 1
2. Sam bhon --- Nomor tiga

[KOREAN FOOD] Dosirak


Pada waktu itu, mereka tidak lupa membawa makanan bekal yang berbentuk nasi dan lauk-pauk atau jenis lainnya. Makanan bekal itu diistilahkan Dosirak dalam bahasa Korea. Di dalam lingkungan alam ini, rasa makanan bekal yang dimakan bersama dengan keluarga atau teman-teman itu terasa sangat luar biasa dan lebih nikmat.

Sementara bagi masyarakat Korea ada satu kenang-kenangan lagi yang berkaitan dengan Dosirak atau makanan bekal. Rata-rata 20 tahun yang lalu siswa Korea membawa makanan bekal ke sekolah untuk makan siang. Maka ibu-ibu siswa setiap pagi menyiapkan makanan bekal untuk anaknya. Tapi hal yang unik adalah tempat makanan bekal siswa selalu sama. Tempat bekalan itu berbentuk kotak dari aluminium, berwarna kuning, dan memiliki tutup. Dalam satu tempat ini, berisikan nasi dan satu atau dua jenis lauk.

Karena bekalan di dalam tas sekolah siswa suka tergoyang-goyang maka isi bekalan bercampur aduk. Namun campuran nasi dan lauk itu malah lebih nikmat. Kadang-kadang anak-anak sengaja menggoncangkan bekalan tersebut supaya isinya tercampur. Sementara pada musim dingin bekalan itu biasanya ditaruh di atas alat penghangat di dalam kelas supaya bekalan itu menjadi hangat. Rasa Dosirak yang hangat-hangat itu tak dapat diungkapkan dengan perkataan. Nah, untuk generasi yang memiliki kenang-kenangan itu, baru-baru ini bekalan dalam kotak aluminium ini muncul kembali sebagai menu di rumah makan dengan nama Chueukeu Dosirak atau bekalan kenang-kenangan. Rasa menu makanan ini tentu lebih enak karena dibumbui kenang-kenangan penyantap masing-masing. Bisa dibayangkan tidak?

Bahan-bahan:
1 mangkuk nasi putih
1 telur goreng
20g Kimchi goreng
20g sosis goreng
1 tempat bekalan

Cara membuat:
  1. Isikan dua pertiga tempat bekalan dengn nasi putih yang hangat,
  2. Goreng Kimchi dengan sedikit minyak lalu masukkan sedikit biji wijen
  3. Buat telur goreng atau mata sapi
  4. Potong sosis dan celupnya dalam kocokan telur lalu digoreng
  5. Tempatkan Kimchi dan sosis goreng pada tempat bekalan yang kosong
  6. Tempatkan telur goreng di atas nasi
  7. Tutup bekalan lalu sajikan
Sebenarnya lauk-pauk untuk Dosirak bermacam-macam. Tetapi telur goreng, Kimchi dan sosislah yang dominan. Biasanya penyantap Dosirak di rumah makan dengan cara menggoncangkannya terlebih dahulu sebelum membuka tutupnya. Jika membuka tutupnya, anda dapat melihat nasi yang bercampur dengan lauk-pauk dan berwarna kemerah-merahan. Kalau tidak tahu tentang latar belakang Dosirak yang saya jelaskan tadi, mungkin anda tidak mau memakan Dosirak itu. Karena campuran isi bekalan itu, tentu kelihatan tidak enak dan bentuknya pun tidak bagus. Kalau ada kesempatan coba anda nikmatilah menu Dosirak kenang-kenangan ini.

[K-FOOD] Yeongyang-dolsotbap(영양돌솥밥 )




Bahan Utama :
(2 orang)
120g beras, 30g beras ketan, 5g beras hitam, 5g kacang hitam, 1 buah berangan, 2 buah kurma Korea, 20g ginseng basah, 3 biji buah ginkgo, 1 sdt biji pinus, 1 gelas air
 
Bumbu :
Saus : 2 sdm kecap asin, 1/2 sdt bubuk cabe merah, 1 sdt daun bawang cincang halus, 1/2 sdt bawang putih cincang halus, 1 sdt gula pasir, 1 sdm minyak wijen, 1 sdt biji wijen

Periuk batu atau dolsot diperkirakan dipakai sejak 1300 tahun lalu, yaitu zaman dinasti Baek-jea. Periuk batu ini pernah tidak dipakai setelah panci ala Jepang dipakai pada tahun 1920-an dan rice cooker dipakai pada akhir tahun 1960-an. Namun belakangan ini, periuk batu mulai dipakai kembali setelah diketahui nasi yang ditanak dengan daya tekan kuat tutup panci lebih lezat.
 
Cuci beras, beras ketan dan beras hitam dengan tersendiri, lalu direndam dalam air dingin selama 2 jam dan disaring selama 10 menit.

[K-FOOD] Kimchi


Kim Chi bisa diolah dari berbagai jenis sayuran (yang agak keras teksturnya; wortel, lobak, bagian luar mentimun), atau campuran sayuran. Berikut adalah sebuah contoh Kim Chi yang terbuat dari sawi putih dan telah disesuaikan dengan bahan yang ada di nusantara.

Bahan :
• 2 buah sawi putih yang segar
• 1/4 cangkir garam dapur
• 1/2 cangkir gula
• 4 cangkir air mineral atau air berkualitas baik yang telah dimasak tapi telah dingin.
• 1/2 sendok cabe rawit hijau yang telah halus dan bijinya dikeluarkan
• 1/2 sendok teh merica hitam tumbuk halus atau merica putih biasa.
• 1/2 cangkir cuka apel (atau cuka biasa/beras)
• 1/2 sendok teh jahe segar tergerus halus

Cara membuat:
1. Potong-potong sayuran kecil-kecil sesuai selera.
2. Cuci bersih-bersih.
3. Masukkan ke dalam toples kaca (atau wadah lain yang bisa ditutup baik) yang diisi air, cuka, dan bahan-bahan di atas lainnya.
4. Taruh di tempat yang bersih dan agak sejuk
5. Tunggu 3 hari 3 malam baru boleh dibuka dan siap dihidangkan sebagai penambah selera makan.

Video cara membuat Kimchi :




Belajar Bahasa Korea (Hangeul)

Belajar bahasa korea (bagi pemula)


Bahasa Korea (한국어/한국말) adalah bahasa yang paling luas digunakan di Korea, dan merupakan bahasa resmi Korea Selatan dan Korea Utara. Bahasa ini juga dituturkan secara luas di Yanbian di Cina timur laut. Secara keseluruhan terdapat sekitar 78 juta penutur bahasa Korea di seluruh dunia termasuk kelompok-kelompok besar di Uni Soviet, AS, Kanada dan Jepang. Klasifikasi resmi bahasa Korea masih belum disetujui secara universal, namun dianggap oleh banyak orang sebagai bahasa isolat. Beberapa ahli bahasa memasukkannya ke dalam kelompok bahasa Altaik. Bahasa Korea juga banyak mirip dengan bahasa Jepang yang status kekerabatannya juga kurang jelas.
Sistem penulisan bahasa Korea yang asli — disebut Hangul — merupakan sistem yang silabik dan fonetik. Aksara-aksara Sino-Korea (Hanja) juga digunakan untuk menulis bahasa Korea. Walaupun kata-kata yang paling umum digunakan merupakan Hangul, lebih dari 70% kosakata bahasa Korea terdiri dari kata-kata yang dibentuk dari Hanja atau diambil dari bahasa Mandarin.
Huruf ini dikenalkan oleh Raja Sejong pada abad ke-15, dikenal sebagai Hunmin Jeongeum. Namun istilah Hangul baru dikenal pada permulaan abad ke-20. Setelah Hangeul digunakan pun, Hanja masih tetap dipakai, sedang Hangeul dipakai oleh orang-orang tidak berpendidikan, wanita dan anak-anak.
Namun pada perkembangannya, Hangeul makin banyak digunakan bahkan pada abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, penggunaan Hangeul dan Hanja seimbang. Namun kini, Hanja hanya dijumpai pada tulisan-tulisan akademik dan resmi, sedangkan hampir semua papan nama, jalan, petunjuk, bahkan tulisan-tulisan informal ditulis dalam Hangeul.
Bahasa Korea pada dasarnya memiliki dialek-dialek yang saling bertalian satu sama lain. Setiap wilayah dapat memahami dialek lainnya, kecuali dialek Pulau Jeju yang dianggap kurang bisa dimengerti dari dialek-dialek provinsi lainnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi geografis dan sejarah dari pulau jeju itu sendiri yang dekat dengan jepang dan mempunyai sejarah hubungan kebudayaan dan ekonomi dengan jepang yang cukup lama
Belajar bahasa korea menurut saya tidak sesulit dalam mempelajari bahasa Jepang ataupun Mandari tetapi bukan berarti mudah juga dikarenakan dalam mempelajari bahasa asing kita juga harus mempejajari budaya, dan aspek dari penutur bahasa tersebut (dialek dan gaya intonasi dan yang lainya juga harus kita pelajari). Huruf korea atau lebih tepatnya symbol dalam bahasa korea terdiri dari Konsonan, Vokal, Vokal gabungan (ganda) dan Konsonan gabungan (ganda).


abjad Hangul:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...