...'Watashi wa Nippon ga suki'..

...'naneun hangug-eul joh-a'...

............I like korea...........

............I like japan...........

Note : if you do not understand with Indonesian leanguage, you can translate with the translator at the bottom of the red

jika ingin meng copy paste ' artikel yang ada di blog ALL ABOUT KOREA AND JAPAN, tolong cantumkan nama Credit/sumber serta alamat blog ALL ABOUT KOREA AND JAPAN ya ^^

Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Tuesday, October 16, 2012

Shabu-Shabu [Japanese Food]


Hidangan kuah khas Jepang ini paling oke disantap ramai-ramai bersama keluarga. Siapkan semua bahan segar dan tiap orang bisa memasak bahan sesuai selera. Berebut? Makin asyik rasanya! 
 
Bahan: 
1 liter air 1 kotak (2x10 g) maggi kaldu sapi 250 g 
daging sapi untuk sukiyaki 100 g 
sawi putih, potong 2 cm 150 g 
wortel, iris serong 0,4 cm 50 g 
bayam Jepang, petik daunnya 
4 buah jamur hioko segar, kerat-kerat 200 g 
tahu putih, potong ukuran 2x3x1 cm 
2 batang daun bawang , iris serong 1 cm 

Masakan Jepang



Masakan Jepang (日本料理 nihon ryōri, nippon ryōri?) adalah makanan yang dimasak dengan cara memasak yang berkembang secara unik di Jepang dan menggunakan bahan makanan yang diambil dari wilayah Jepang dan sekitarnya. Dalam bahasa Jepang, makanan Jepang disebut nihonshoku atau washoku.

Sushi, tempura, shabu-shabu, dan sukiyaki adalah makanan Jepang yang populer di luar Jepang, termasuk di Indonesia.

Definisi

Masakan dan makanan Jepang tidak selalu harus berupa "makanan yang sudah dimakan orang Jepang secara turun temurun." Makanan orang Jepang berbeda-beda menurut zaman, tingkat sosial, dan daerah tempat tinggal. Cara memasak masakan Jepang banyak meminjam cara memasak dari negara-negara Asia Timur dan negara-negara Barat. Di zaman sekarang, definisi makanan Jepang adalah semua makanan yang dimakan orang Jepang dan makanan tersebut bukan merupakan masakan asal negara lain.

Dalam arti sempit, masakan Jepang mengacu pada berbagai berbagai jenis makanan yang khas Jepang. Makanan yang sudah sejak lama dan secara turun temurun dimakan orang Jepang, tapi tidak khas Jepang tidak bisa disebut makanan Jepang. Makanan seperti gyudon atau nikujaga merupakan contoh makanan Jepang karena menggunakan bumbu khas Jepang seperti shōyu, dashi dan mirin. Makanan yang dijual rumah makan Jepang seperti penjual soba dan warung makan kappō juga disebut makanan Jepang. Makanan yang mengandung daging sapi sering dianggap bukan masakan Jepang karena kebiasaan makan daging baru dimulai sejak Restorasi Meiji sekitar 130 tahun lalu. Menurut orang di luar Jepang, berbagai masakan dari daging sapi seperti sukiyaki dan gyudon juga termasuk makanan Jepang. Dalam arti luas, bila masakan yang dibuat dari bahan makanan yang baru dikenal orang Jepang ikut digolongkan sebagai makanan Jepang, maka definisi masakan Jepang adalah makanan yang dimasak dengan bumbu khas Jepang.

Sunday, August 19, 2012

Gujeolpan, Hidangan Paling Indah di Korea


Pernahkan Anda merasa tidak tega menyantap sebuah hidangan karena penyajiannya yang sangat indah

Friday, July 27, 2012

Kue Sus bertema karakter Totoro yang lucu



Karakter Totoro karya Hayao Miyazaki yang lucu ini, memiliki bentuk yang sederhana dan mudah dikenali. Banyak kerajinan tangan yang diciptakan dengan bentuk karakter Totoro ini. Kali ini, salah satu toko Kue Sus atau Cream Puff di Tokyo ingin mengajak kita melihat dan menikmati Kue ala Totoro ini. Dekorasi dalam toko ini pun banyak memajang boneka serta poster 'Tonari no Totoro'.

Sunday, June 17, 2012

Chuncheon Dakgalbi


Kota Chuncheon yang terletak di bagian utara dari Seoul merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi masyarakat Korea untuk berjalan-jalan. Daerah ini dapat dijangkau dengan perjalanan 2 jam dengan kereta api dari Seoul. Sebenarnya kita dapat juga mengendarai mobil ke sana, akan tetapi memakai kereta api akan lebih nikmat karena pemandangan di perjalanan itu sangat indah dengan sungai, bukit, dan sawah, dsb.

Di Chuncheon yang memiliki danau besar

Tangsuyuk



Tangsuyuk bersama dengan Jjajangmyeon atau mi hitam dan Jjampong atau mi kuah pedas saat ini menjadi makanan populer masyarakat Korea yang dapat dinikmati oleh siapa saja. Pada 20 tahun yang lalu makanan itu masih dianggap sebagai makanan mewah yang bisa disantap hanya pada hari istimewa saja, seperti hari ulang tahun, hari wisuda sekolah, dan waktu pindah rumah. Belakangan ini makanan Tangsuyuk sering dijual dengan bentuk paket, misalnya paket Tangsuyuk dengan Jjajangmyeon. Jika kita bertanya kepada anak-anak kecil Korea apakah makanan yang paling enak, mereka pasti menjawab Tangsuyuk dan Jjajangmyeon.

Bahan-bahan
600g daging sapi atau daging babi
1/2 ketimun
1/2 wortel
1/1 bawang bombai
220g tepung sagu
1 bagian putih telur ayam
minyak goreng secukupnya
400ml air panas
8 sdm gula pasir
6 sdm cuka
1/2 sdm kecap asin
1/3 sdm garam
1 adm air sagu
* bumu-bumbu untuk daging

Ayam Yangnyeom



Korea memiliki 3 hari yang panas pada musim panas. Dua hari, Chobok dan Jungbok sudah berlalu dan Malbok atau hari panas yang terakhir. Karena yang terakhir, biasanya masyarakat merasa hari itu merupakan yang paling panas. Maka masyarakat menyiapkan berbagai hal untuk mengatasi rasa panas itu. Sebenarnya Malbok tidak berbeda dengan kedua hari panas yang sebelumnya, Chobok dan Jungbok.

Maka pada hari Malbok pun masyarakat suka memakan makanan yang enak dan bergizi sehingga menambah energi untuk menjalankan kegiatannya pada hari-hari panas itu. Jadi pada ketiga hari panas itu ayam laris terjual karena memiliki banyak gizi dan mudah dimasak.

Namun masyarakat Korea sudah mulai merasa bosan dengan Samgeatang dan sup ayam yang sudah banyak dimakan. Sehingga mereka mencari jenis makanan daging yang lain. Katanya ayam goreng laris juga pada hari-hari panas itu. Biasanya ayam goreng itu disebut masyarakat Korea sebagai Fried chicken atau ayam goreng. Ayam goreng ini tidak berbeda dengan yang ada di Indonesia. Namun satu jenis ayam goreng saus pedas dan manis mungkin belum ada di tempat anda. Masyarakat Korea menyebutnya dengan istilah ayam Yangnyeon atau ayam goreng saus pedas manis. Biasanya saus Gochujang dan cairan gula dipakai sehingga rasanya sedikit pedas dan manis.

Onigiri, Nasi Kepal ala Jepang


Onigiri adalah nama Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat sehingga berbentuk segi tiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal juga dengan nama lain Omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut Onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit.
Di Indonesia, Onigiri bisa dijumpai di bagian makanan Jepang toko swalayan terkemuka dan di restoran yang menyediakan makanan Jepang.

Cara membentuk nasi

■letakkan nasi setengahnya dicetakan kemudian tekan
■masukkan isi ditengahnya
■isi lagi dengan nasi diatasnya
■tutup dan tekan cetakan
■lilitkan dengan nori sampingnya, kemudian taburkan denbu, wijen dan taburan teri bolak balik pada sisiatas dan bawah.

Nasi yang digunakan untuk membuat Onigiri sebaiknya beras yang memiliki kadar kanji tinggi seperti beras

Udon Kuah Daging


Udon adalah salah satu mie yang berasal dari jepang. Terdapat tiga variasi ukuran udon, diantaranya udon tebal, udon tipis dan udon kecil-kecil. Untuk menikmatinya, udon dapat diolah dengan beberapa variasi masakan. Salah satunya, udon kuah. Olahan udon ini memiliki rasa yang segar apalagi dengan campuran daging sapi yang empuk. Simak 2 resep udon kuah dengan campuran sapi, seperti dikutip dari detikfood:

1. Udon Kuah Daging dan Udang

Udon kuah ini memang sangat segar rasanya. Sedikit tambahan cabai giling dan minyak wijen membuat aroma kuahnya sangat harum. Paduan udang dengan irisan daging sapi ternyata memberi cita rasa gurih yang sangat pada kuah. Apalagi saat kuahnya dihirup panas.

Bahan:

Friday, June 1, 2012

Bulgogi(불고기)


Bahan Utama :
(untuk 2 orang)
200g daging sapi, 30g bawang bombai, 15g daun bawang, 20g wortel, 2 lembar jamur shitake


Bumbu :
2 sdm kecap asin, 1 sdm arak masak, 1 sdt gula pasir, 1 sdt bawang , putih cincang halus, 1 sdm sari buah nanas, 1 sdm sari buah pear, 1 sdm minyak wijen, 1/4 sdt lada, 5 sdm air

Maekjeok(맥적)

Bahan Utama :
(untuk 2 orang)
300g daging babi, bagian leher (bisa diganti dengan daging sapi)
1 sdm arak masak, 10g kucai, 1 potongan nanas

Bumbu :
1 sdm Deonjang, 1 sdm madu, 1 sdm arak masak, 1 sdt bubuk cabe merah, 1 sdt bawang putih cincang halus, 1/2 sdt kecap asin untuk sup, 1 sdt gula pasir, 1/2 sdm minyak wijen, 1 sdt biji wijen, 2 sdm air
Maekjeok merupakan masakan yang suka disantap oleh rakyat Goguryeo, pada masa dinasti kuno Korea. Orang Goguryeo disebut sebagai bangsa Maek sehingga masakan daging yang disantap oleh Goguryeo disebut sebagai Maekjeok. Dalam sebuah buku kuno berjudul Donggukseasigi yang menjelaskan acara dan kebiasaan yang diadakan masing-masing 12 bulan dalam setahun, maekjeok dijelaskan sebagai masakan daging yang dipanggang dengan disate dan menjadi asal-usul masakan Bulgogi. Namun pada zaman sekarang istilah Maekjeok dipakai untuk menyatakan daging panggang dengan saus. Hal yang istimewa adalah saus Maekjeok adalah Deonjang yang merupakan makanan fermentasi khas Korea, bukan kecap asin yang dipakai untuk Bulgogi.

Bibimbab(비빔밥)


Bahan Utama :
(untuk 1 orang)
150g nasi putih, 100g zukini, 20g wortel, 10g Gosari, 10g Doraji, 1 lembar jamur shitake, 20g toge, 1 butir telur, 20g daging sapi

Bumbu :
untuk daging sapi : 1/2 sdt kecap asin, 1/2 sdt gula pasir, 1/2 sdt minyak wijen,
untuk saus : 1 sdm air, 2sdt Gochujang, 1 sdt madu, 1/2 sdt bawang putih cincang halus, 30g daging sapi giling, 1 sdt minyak wijen

Saturday, May 26, 2012

Hwe Naengmyon [KOREAN FOOD]


Hwe Naengmyon - Makanan mie itu disajikan dengan dingin sekali sehingga makanan yang diberi nama mie dingin itu merupakan makanan utama pada musim panas di Korea. Kalau mulai terlihat papan toko dan iklan makanan Naengmyeon ini, masyarakat Korea dapat merasakan musim panas sudah datang. Makanan mie ini berasal dari daerah utara Semenanjung Korea yang subur dengan Memil, sejenis gandum yang merupakan bahan mie Naengmyeon itu. Biasanya Naengmyeon terdiri atas dua jenis, sesuai dengan cara penyajiannya, yaitu Mulnaengmyeon atau mie dingin berkuah dan dan Bibimnaengmyeon atau mie dingin yang dicampur saus pedas.. Selain itu Naengmyeon juga dibedakan sesuai dengan tempat asalnya. Pyeongyang Naengmyeon berasal dari daerah Pyeongyang memiliki kuah dan Hamheungnaeng dari daerah Hamheung di bagian utara berbentuk mie campur dengan saus. Selain itu ada Hwenaengmyeon yang ditambah daging ikan pari pada mie dingin campur itu. Karena ikan pari yang sudah diragi berasa asam maka sangat sesuai dengan Hwenaengmyeon yang berasa manis, pedas, dan asam. Dalam acara kali ini saya akan memperkenalkan Hwenaengmyeon yang ditambah ikan pari itu...

Bahan-bahan:
300g mie untuk Naengmyeon
500g ikan pari
1 buah ketimun
1/2 buah pear
1 butir telur matang
1 sdmkecap asin
1/2 sdm minyak wijen

Monday, May 21, 2012

Resep Takoyaki ala Indonesia

Haiii :)
Hari ini saya mau menulis sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.. “resep takoyaki”
karena saya hobby makan terutama jajanan ala jepang, saya akan share resep takoyaki ala Indonesia, kenapa ala indonesia, karena bahan2 yang ada mudah didapat di indonesia..
siapa tau temen2 bisa coba masak dirumah..trus dibagi2 ke saya deh..hehehe :p
This is it…

Bahan :
300 gr tepung tako (bisa diganti pake terigu + baking powder)
2 butir telur
700 ml air
100 gr sayuran (kol, wortel)
150 gr tako (bisa juga pake cumi)
tenkatsu (tempura scraps)
Taburan:
nori biru
katsuoboshi (parutan skipjack tuna)
daun bawang diiris kecil
Saus:
saus tako
mayonaise
Cara:
1. Campur semua bahan kecuali tako (cumi) dan tenkatsu, aduk sampai kalis.
2. Panaskan cetakan, olesi minyak, tuang adonan, isi dengan potongan kecil tako (cumi). Sesudah berkulit taburi tenkatsu dan balik -balik sampai membentuk bola dan matang. Lakukan sampai adonan habis
3. Penyajian: Tata tako, oles saos tako, taburi nori, beri mayonaise, taburi katsuoboshi dan daun bawang.
Nikmati hangat-hangat.

Hasil : 60 biji

Kalo gak punya panggangan takoyaki, katanya sih bisa juga pake panggangan kue lumpur..
semoga bermanfaat :)
itadakimasu!

cre : http://lizamaulida.wordpress.com/2010/08/30/resep-takoyaki-ala-indonesia/
post : allaboutkoreaandjapan.blogspot.com

[J-FOOD] Katsudon



Ingredients:
Beras -- masak dan diamkan hangat

Katsu:
1 dada ayam tanpa tulang dan kulit -- bagi dua lalu bagi lagi di tengahnya, jadi ada 4 bagian
Tepung terigu
2 butir telur -- kocok lepas
Panko tepung roti
Garam, merica
Minyak sayur untuk menggoreng

Saus katsudon:
1 bawang bombay -- iris bulat
3 sdm kecap asin
Mirin (saya ganti dengan dry white wine)
Gula
Merica

Directions:
Colok² ayam, lalu taburi garam dan merica. Diamkan sebentar
Letakkan ayam di tepung, lalu masukkan ke kocokan telur lalu ke Panko - ke telur lagi lalu ke Panko. Dua kali supaya lebih garing
Panaskan minyak, goreng ayam dengan api tidak terlalu besar. Balik sekali saja lalu tiriskan
 
Saus:
Panaskan minyak lalu tumis bawang bombay sampai harum
Tambahkan merica, white wine atau mirin dan kecap asin. Kecilkan api, masak selama 15 menit

Penyajian:
Taruh nasi di dasar mangkuk, letakkan irisan chicken katsu lalu tuang saus katsudon. Sajikan hangat dengan salad buncis

[J-FOOD] Sukiyaki Ramen


Mi kuah gaya Jepang ini pas dinikmati hangat saat hujan turun. Kuahnya berbumbu kecap dan bawang putih. Irisan tipis daging sukiyaki membuat rasa mi makin mantap dan komplet gizinya.

Bahan:
2 sdm minyak sayur
2 siung bawang putih, cincang halus
1/2 cm jahe, cincang
50 g paprika hijau , iris memanjang
100 g daging sapi sukiyaki/daging has sapi, iris tipis
1 liter air
3 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
1/2 sdt merica bubuk
150 g mi telur kering

Cara membuat:
Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga kuning dan harum.
Masukkan paprika, aduk hingga layu.
Tambahkan irisan daging, aduk hingga berubah warna dan kaku.
Tuangi air, tambahkan bumbu. Aduk hingga mendidih.
Masukkan mi kering, masak hingga mi lunak. Angkat.
Sajikan panas.

Untuk 2 orang

[J-FOOD] ODEN



Bahan :
10 buah bakso ikan
2 buah tahu goreng, potong-potong
350 gram lobak, potong-potong
500 gram kentang, potong-potong
250 gram wortel, potong-potong
5 butir telur puyuh, rebus, kupas kulitnya
10 potong sayap ayam
1½ liter air
50 ml dark soy sauce (shoyu)
2 sdt gula pasir
3 sdm mirin
3 sdm sake
Sambal botol sesuai selera

Cara membuat :.
1.Campurkan air, shoyu, gula pasir, mirin, dan sake, aduk rata. Didihkan
2.Masukkan sayap ayam, wortel. lobak dan kentang. Masak hingga matang.
3.Masukkan bakso ikan dan telur puyuh. Masak sekitar 5 menit. Angkat.
4.Hidangkan panas-panas dengan sambal botol.

DORAYAKI


Bahan dan Bumbu :
- 3 butir telur ayam
- 150 gram gula pasir
- 80 gram air
- 150 gram terigu Kunci Biru
- 1/2 sendok teh soda kue
- 1/2 sendok teh vanille

Cara Memasak :
- Telur dan gula dikocok sampai mekar.
- Masukkan air sedikit demi sedikit.
- Campur terigu, soda kue dan vanille, lalu masukkan ke dalam kocokan telur.
- Panggang di cetakan kue lumpur sampai matang.
- Setelah matang ambil dua buah kue, tengahnya isi dengan coklat, selai
strawberry sesuai selera

Sunday, May 20, 2012

[KOREAN FOOD] Dosirak


Pada waktu itu, mereka tidak lupa membawa makanan bekal yang berbentuk nasi dan lauk-pauk atau jenis lainnya. Makanan bekal itu diistilahkan Dosirak dalam bahasa Korea. Di dalam lingkungan alam ini, rasa makanan bekal yang dimakan bersama dengan keluarga atau teman-teman itu terasa sangat luar biasa dan lebih nikmat.

Sementara bagi masyarakat Korea ada satu kenang-kenangan lagi yang berkaitan dengan Dosirak atau makanan bekal. Rata-rata 20 tahun yang lalu siswa Korea membawa makanan bekal ke sekolah untuk makan siang. Maka ibu-ibu siswa setiap pagi menyiapkan makanan bekal untuk anaknya. Tapi hal yang unik adalah tempat makanan bekal siswa selalu sama. Tempat bekalan itu berbentuk kotak dari aluminium, berwarna kuning, dan memiliki tutup. Dalam satu tempat ini, berisikan nasi dan satu atau dua jenis lauk.

Karena bekalan di dalam tas sekolah siswa suka tergoyang-goyang maka isi bekalan bercampur aduk. Namun campuran nasi dan lauk itu malah lebih nikmat. Kadang-kadang anak-anak sengaja menggoncangkan bekalan tersebut supaya isinya tercampur. Sementara pada musim dingin bekalan itu biasanya ditaruh di atas alat penghangat di dalam kelas supaya bekalan itu menjadi hangat. Rasa Dosirak yang hangat-hangat itu tak dapat diungkapkan dengan perkataan. Nah, untuk generasi yang memiliki kenang-kenangan itu, baru-baru ini bekalan dalam kotak aluminium ini muncul kembali sebagai menu di rumah makan dengan nama Chueukeu Dosirak atau bekalan kenang-kenangan. Rasa menu makanan ini tentu lebih enak karena dibumbui kenang-kenangan penyantap masing-masing. Bisa dibayangkan tidak?

Bahan-bahan:
1 mangkuk nasi putih
1 telur goreng
20g Kimchi goreng
20g sosis goreng
1 tempat bekalan

Cara membuat:
  1. Isikan dua pertiga tempat bekalan dengn nasi putih yang hangat,
  2. Goreng Kimchi dengan sedikit minyak lalu masukkan sedikit biji wijen
  3. Buat telur goreng atau mata sapi
  4. Potong sosis dan celupnya dalam kocokan telur lalu digoreng
  5. Tempatkan Kimchi dan sosis goreng pada tempat bekalan yang kosong
  6. Tempatkan telur goreng di atas nasi
  7. Tutup bekalan lalu sajikan
Sebenarnya lauk-pauk untuk Dosirak bermacam-macam. Tetapi telur goreng, Kimchi dan sosislah yang dominan. Biasanya penyantap Dosirak di rumah makan dengan cara menggoncangkannya terlebih dahulu sebelum membuka tutupnya. Jika membuka tutupnya, anda dapat melihat nasi yang bercampur dengan lauk-pauk dan berwarna kemerah-merahan. Kalau tidak tahu tentang latar belakang Dosirak yang saya jelaskan tadi, mungkin anda tidak mau memakan Dosirak itu. Karena campuran isi bekalan itu, tentu kelihatan tidak enak dan bentuknya pun tidak bagus. Kalau ada kesempatan coba anda nikmatilah menu Dosirak kenang-kenangan ini.

[K-FOOD] Yeongyang-dolsotbap(영양돌솥밥 )




Bahan Utama :
(2 orang)
120g beras, 30g beras ketan, 5g beras hitam, 5g kacang hitam, 1 buah berangan, 2 buah kurma Korea, 20g ginseng basah, 3 biji buah ginkgo, 1 sdt biji pinus, 1 gelas air
 
Bumbu :
Saus : 2 sdm kecap asin, 1/2 sdt bubuk cabe merah, 1 sdt daun bawang cincang halus, 1/2 sdt bawang putih cincang halus, 1 sdt gula pasir, 1 sdm minyak wijen, 1 sdt biji wijen

Periuk batu atau dolsot diperkirakan dipakai sejak 1300 tahun lalu, yaitu zaman dinasti Baek-jea. Periuk batu ini pernah tidak dipakai setelah panci ala Jepang dipakai pada tahun 1920-an dan rice cooker dipakai pada akhir tahun 1960-an. Namun belakangan ini, periuk batu mulai dipakai kembali setelah diketahui nasi yang ditanak dengan daya tekan kuat tutup panci lebih lezat.
 
Cuci beras, beras ketan dan beras hitam dengan tersendiri, lalu direndam dalam air dingin selama 2 jam dan disaring selama 10 menit.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...