Pada waktu itu, mereka tidak lupa membawa makanan bekal yang berbentuk nasi
dan lauk-pauk atau jenis lainnya. Makanan bekal itu diistilahkan Dosirak dalam
bahasa Korea.
Di dalam lingkungan alam ini, rasa makanan bekal yang dimakan bersama dengan
keluarga atau teman-teman itu terasa sangat luar biasa dan lebih nikmat.
Sementara bagi masyarakat Korea
ada satu kenang-kenangan lagi yang berkaitan dengan Dosirak atau makanan bekal.
Rata-rata 20 tahun yang lalu siswa Korea membawa makanan bekal ke
sekolah untuk makan siang. Maka ibu-ibu siswa setiap pagi menyiapkan makanan
bekal untuk anaknya. Tapi hal yang unik adalah tempat makanan bekal siswa
selalu sama. Tempat bekalan itu berbentuk kotak dari aluminium, berwarna
kuning, dan memiliki tutup. Dalam satu tempat ini, berisikan nasi dan satu atau
dua jenis lauk.
Karena bekalan di dalam tas sekolah siswa suka tergoyang-goyang maka isi
bekalan bercampur aduk. Namun campuran nasi dan lauk itu malah lebih nikmat.
Kadang-kadang anak-anak sengaja menggoncangkan bekalan tersebut supaya isinya
tercampur. Sementara pada musim dingin bekalan itu biasanya ditaruh di atas
alat penghangat di dalam kelas supaya bekalan itu menjadi hangat. Rasa Dosirak
yang hangat-hangat itu tak dapat diungkapkan dengan perkataan. Nah, untuk
generasi yang memiliki kenang-kenangan itu, baru-baru ini bekalan dalam kotak
aluminium ini muncul kembali sebagai menu di rumah makan dengan nama Chueukeu
Dosirak atau bekalan kenang-kenangan. Rasa menu makanan ini tentu lebih enak
karena dibumbui kenang-kenangan penyantap masing-masing. Bisa dibayangkan
tidak?
Bahan-bahan:
1 mangkuk nasi putih
1 telur goreng
20g Kimchi goreng
20g sosis goreng
1 tempat bekalan
Cara membuat:
- Isikan dua pertiga tempat
bekalan dengn nasi putih yang hangat,
- Goreng Kimchi dengan sedikit
minyak lalu masukkan sedikit biji wijen
- Buat telur goreng atau mata
sapi
- Potong sosis dan celupnya
dalam kocokan telur lalu digoreng
- Tempatkan Kimchi dan sosis
goreng pada tempat bekalan yang kosong
- Tempatkan telur goreng di
atas nasi
- Tutup bekalan lalu sajikan
Sebenarnya lauk-pauk untuk Dosirak bermacam-macam. Tetapi telur goreng,
Kimchi dan sosislah yang dominan. Biasanya penyantap Dosirak di rumah makan
dengan cara menggoncangkannya terlebih dahulu sebelum membuka tutupnya. Jika
membuka tutupnya, anda dapat melihat nasi yang bercampur dengan lauk-pauk dan
berwarna kemerah-merahan. Kalau tidak tahu tentang latar belakang Dosirak yang
saya jelaskan tadi, mungkin anda tidak mau memakan Dosirak itu. Karena campuran
isi bekalan itu, tentu kelihatan tidak enak dan bentuknya pun tidak bagus.
Kalau ada kesempatan coba anda nikmatilah menu Dosirak kenang-kenangan ini.